Larutan kopi di gelas meninggalkan ampas..
Supernatannya habis...
Sekarang giliran para semut, giliranku berakhir
---------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Setiap detik berbeda namun sejarah berulang
Selalu melupakan, kemudian merindukan, lalu mencari
Bukan hilang!
Ada di sana, di setiap tempat pencarian
Di setiap kemustahilan
Hanya saja.......
Menutup mata, membuka percakapan
Lelap datang merelaksasikan organ...
Kemanusiaan kembali menjadi pemenang dan dengan sengaja kumenangkan
Kerinduan dan pencarian belumlah sebesar kenikmatan memuaskan rasa mengantuk
Merenggut kepantasan untuk berbincang,
Perbincangan dimana lawan bicara tidak memiliki keharusan untuk merespon
Hanya saja terlalu murah hati untuk mengabaikannya