Toko-toko penuh dengan muda-mudi dan anak kecil yang menumpuk pada satu tempat, penjulan produk cokelat. Segera cokelat menjadi sangat langka karena stok toko-toko di kota kecil ini habis dalam waktu singkat.
Keesokan harinya, cokelat yang langka sehari sebelumnya, dibagikan gratis di sekolah-sekolah karena diberikan oleh murid yang satu kepada murid yang lainnya -biasanya lawan jenis- sebagai hadiah hari kasih sayang 14 Februari.
Valentine pada awalnya dilakukan untuk mengenang Pendeta Valentine yang mengajarkan dan mengamalkan kasih sayang terhadap sesama-bukan hanya lawan jenis. Sekarang kasih sayang yang dirayakan muda mudi adalah kasih sayang yang disempitkan dan nampaknya sudah banyak yang menyalahgunakannya.
Cokelat dianggap sebagai kado wajib hari ini, meskipun tidak pernah ada yang mengharuskannya. Bagaimana jika diganti dengan Djarum Black atau Djarum Black Menthol?. Cokelat menurut beberapa penelitian, mengandung unsur yang bermanfaat menurunkan kadar stress sehingga memberi rasa rileks. Manfaat ini yang mungkin digunakan untuk mengurangi rasa sakit hati pemuda-pemudi yang cintanya ditolak.
Meskipun memiliki manfaat, cokelat tetap hanyalah cokelat. Kasih sayang adalah menyangkut hati, perasaan kita terhadap sesama, bukan tentang masalah rasa, warna, aroma, dan tekstur. Cokelat tentu sangat tidak sebanding dengan perhatian dan kepedulian terhadap orang lain-bukan hanya lawan jenis-sehingga cokelat dengan ukuran terbesar dan kelezatan terbaik takkan mampu mengalahkan sebuah senyum tulus bagi sesama. Senyum tulus sesederhana apapun, mampu membuat perbedaan.